Rabu, 01 Februari 2012

Tugas morfologi lanjut 2

                                                                                                        Pekanbaru,2 Februari 2012
Nama             : Kalius
Kelas              : 4E
Dosen             : Roziah,.S.Pd,.M.A.
Mata Kuliah  : Morfologi lanjut

No
Bahasa Indonesia
Bahasa daerah ( Mentawai )
1.



2.


3.

Pronomina untuk orang pertama
-          Aku
-          Saya

Pronomina untuk orang kedua
-          Kamu
-          engkau
Pronomina untuk orang ketiga
-          Kita
-          Kami
Pronomina sibatkat siboikik
-          Aku
-          Ekeui

Pronomina sibatkat sikadua
-          Aleita
-          Baliuta
Pronomina sibatkat sikatelu
-          Kai
-          Sita
-          Kam

Minggu, 29 Januari 2012

Tugas Morfologi lanjut

Nama            : Kalius                                                                      Pekanbaru, 30 Januari 2012
NPM             : 106210463
Kelas             : 4E
Mata kuliah  : Morfologi lanjut
Dosen            : Roziah, S.Pd, MA.


            1. Apitan adalah kata yang diapit oleh antara awalan dan akhiran sehingga bisa memiliki makna yang dapat dimengerti oelh orang lain.
Contoh :
a)      Mewajibkan
b)      Mewahyukan
c)      Merusakkan
d)     Melupakan
e)      Melestarikan
          merusakkan


   me -              rusak


-kan             merusakkan

            2.Gabuangan adalah suatu kata yang tmbul dengan serentak dan kata ini tidak dapat berdidri sendiri tampa bantuan dari morfem lain
Contoh:
a)      Meninggikan
b)      Menyatukan
c)      Mempersoalkan
d)     Meluaskan
       meninggikan

     me -        ninggi

            
             -kan            meninggikan 

Rabu, 14 Desember 2011

"Pesan dan Kesan Untuk Seorang Dosen Bpk.Elwahyudi Panggabean "

   Dalam beberapa pekan saya belajar dengan Beliau yang bertepatan dengan mata kuliah menulis, sangat benyak sekali ilmu yang saya dapatkan selama belajar dengan Beliau, terutama dalam hal menulis. Selama saya mengikuti mata kuliah dengan Beliau, Beliau ini tidak secara langsung menyampaikan materi yang ingin disampaikan, malainkan dengan memakai beberapa perumpamaan dan dengan kejadian-kajadian yang terjadi dilingkuan hidup, dengan begitu kami secara tidak sadar kami sedang membahas tentang menulis dengan memakai perantara kehidupan sehari-hari.
   
   Di samping itu Beliau ini adalah seorang dosen yang humoris terhadap mahasiswanya, dan beliau ini tidak membeda-bedakan mahasiswa dan slalu beranggapan positif  terhadap sesuatu hal dalam belajar, dan kalau melihat mahasiswa dalam keadaan tegang dalam mendengarkan materi kuliah, Beliau slalu  menciptakan suasana agar belajar  bisa rilek dengan membuat humor, ini lah yang pantut kita contoh kelak menjadi seorang guru dan bisa membuat hidup suasana belajar dan anak didik kita tidak merasa tertekan dalam menerima pengetahuan yang kita samapaikan.

   Dengan Beliau juga saya bisa belajar, bagaimana kita menuliskan sebuah tulisan yang mudah kita lakukan dengan menuliskan pengalaman hidup, baik itu tentang kehidupan pribadi maupun dalam hal yang lainnya, saya pada awal belajar dengan Beliau saya tidak mengimplementasikan dari apa yang disamapaikan oleh Beliau, tapi seketika saya menghadapi masalah yang tidak bisa diketahui oleh orang lain, saya mengingat perkataan Beliau saat kuliah dengan mata kuliah menulis, dan dengan perlahan saya menulis apa yang saya rasakan oleh pikiran dan perasaan saya, dan saya tuliskan dan secara berinci dalam sebuah kertas putih yang ada dimeja belajar saya.

   Kesan saya : Dengan belajar menulis saya sangat termotivasi dangan  hal-hal yang menarik agar slalu menulis dan dengan begitu saya bisa mengukur kemampuan saya dalam menulis, disamping itu dengan menulislah saya mendapat pengetahuan bahwa menulis itu ada beberapa macam, diantaranya adalah menulis reportase, menulis di internet, menulis diblog, dan menulis artikel dan menulis opini. Berkat Beliaulah saya mengetahui semua itu.

   Pesan saya : Harus tetap semangat dan slalu berjuang agar kelak memperoleh yang lebih baik yang kita dapatkan pada hari ini, Pak tetap semangat dan pantang menyerah dan kita slalu mendoakan yang terbaik dari apa yang  bapak cita-cita slama ini, dan kurangi keterlambatan dalam memberikan perkuliahan pada hari-hari yang berikutnya.

Minggu, 11 Desember 2011

""BUAH DARI SEBUAH KEJUJURAN DALAM HIDUP"

 Memiliki sikap yang jujur terhadap sesama antar etnis, sangat baik jika semua melakukannya, dengan begitu rasa ingin memiliki satu dengan yang lain tidak akan muncul dalam kehidupan sehari-hari, bahkan konflikpun tidak ada dalam hidup ini. Dengan ketidak jujuran seseorang dalam menjalani sebuah profesi, maka hati kecilnya slalu tidak tenang dalam melakukan aktifitas tersebut. Dan semua itu fakta ada, bukan hanya sekedar ilustrasi belaka, contohnya sangat banyak sekali kita temukan dalam kehidupan bermasyarakat bahkan itu semua sudah sampai dalam sistem pemerintahan Republik ini.
 

KE JUJURAN AKAN MEMBUAHKAN HASIL

  Hidup akan terasa sangat bermanfaat, bila apa yang kita perbuat dalam setiap aktifitas kita, kita lakukan dengan penuh kejujuran. Modal kejujuran bukan sekedar kata atau ucapan belakah melainkan perluh sebuah pembuktian dalam kehidupan sehari-hari, dan itu sudah banyak fakta yang membuktikan semua itu, dan sudah banyak yang sukses dengan modal kejujuran dalam menjalani hidup.
  Saya, sangat

Sabtu, 10 Desember 2011

Suka dan Duka untuk Menggapai sebuah impian

  Dalam setiap usaha yang kita lakukan dalam setiap hidup akan membuahkan hasil sesuai apa yang sudah kita perbuat, itulah yang kurasakan pada waktu saya mau bersekolah dijenjang SMP, dimana hari-hari yang saya lalui semua penuh dengan tantangan, untuk mendapatkan segelintir ilmu dari sebuah buku yang diciptakan oleh pikiran manusia begitu besar pengorbanan yang saya lakukan.

  Bermula saya mau bersekolah dijenjang pertama (SMP) saya sangat senang sekali, karena banyak teman-teman saya yang baru dan menambah ilmu pengetahuan saya, dan memperluas wawasan dalam berpikir, waktu itu saya sangat senang menjalani hidup saya. Tapi dibalik kesanangan ada duka yang slalu menanti, saya sangat terpukul dengan keadaan yang menimpah saya pada waktu itu, dengan ditutupnya yayasan tempat saya tingggal saya menjadi tidak tenang, dan tidak konsentra dalam setiap bertindak, karena hanya tempat itu yang menjadi tempat saya beristirahat.

   Kegelisahan pun datang menghampiri teman-teman saya yang lainnya, mereka juga merasa apa yang saya rasakan, bahkan diantara kami ada yang berhenti melanjutkan sekolahnya lantaran tidak adanya tempat tinggal untuk menggali ilmu pengetahuan, hal yang serupa pun saya rasakan pada saat itu, maka dengan pikiran yang tenang saya membuat sebuah surat untuk kirim kepada  orang tua yang berada dikampung, pada saat itu ekonomi keluarga saya sangatlah buruk, orang tua saya sangatlah sedih mendengar berita bahwa yayasa yang duluhnya tempat kami tingggal sudah ditutup lantaran pihak yayasan tidak mampu lagi memberikan subsidi kepada anak-anak yang tidak mampu.