Rabu, 20 Februari 2013

Kebahagian Seorang Sahabat

      Setiap manusia selalu mencari sesuatu kebahgian dari orang lain. Khususnya kaum wanita dan begitu juga sebaliknya, laki-laki juga membutuhkan wanita untuk melengkapi hidupnya. Hal ini yang terjadi pada salah satu sahabat kami, yang sesama mahasiswa yang menikah dengan pilihan hatinya. Dan sekarang mereka lagi bahagianya karena sebentar lagi mereka meliki seorang momongan, dan kami sebagai sahabatnya sangat bahagia mendengar kabar ini.
        Pernikahan yang sederhana, dan kami diundang untuk menghadiri acara itu, sehingga salah satu dari teman kami menyumbangkan sebuah lagu yang dipersembahkan untuk sahabat kami yang bahagia. Di samping itu kami mendapat bagian untuk berpotoh dengan pasangan pengantin, dimana saya dan ketua tingkat mengawalinya dengan berdiri disamping kedua belai pengantin. Hasilnya bagus, mudah-mudahan kita juga mendapat kesempatan seperti sahabat kami ini. Melihat aksi yang kami lakukan maka teman-teman yang lain pada berebut untuk minta berpotoh dengan penganten.
     Dengan musik organ tunggal kebagia kami sangat terlengkapi, ditambah lagi ada beberapa hidangan yang menggugah selerah, dan sambutan keluarga sahabat kami itu sangat baik, membuat kami beta untuk di tempat pesta, dan karena waktu yang tak mengizinkan maka langsung tinggalkan lokasi pernikahan, menuju kota pekanbaru.

Rabu, 19 Desember 2012

PON Sudah Berakhir tapi Masih meninggalkan Bekas

   Pada bulan september yang lalu Pekan Olaraga Nasional ( PON ), sudah berlang di kota bertuah, walaupun perayaannya yang sangat meriah, tapi bangunan sarana olaraga yang di bangunan tidak sampai 100% siap. Seperti yang kita lihat lapangan Pisbol yang saat pertandingan berlangsung masih ada para kerja yang melakukan aktivitas sebagaimana yang mereka lakukan. Secara tidak langsung kita malu melihat semua itu, jadi para pemerintah tidak sepenuhnya siap dalam melangsungkan olaraga tingkat nasional. Terkhusus kepada tuan rumah yang belum siap dalam memberikan pelanan yang optimal, disamping itu masih ada juga para atlet yang tinggal dirumah wargar. Belum lagi kisruh dunia olaraga kita yang dimata dunia yang sangat jauh merosot kebawah, dahulu kala negara kita sangat diperhitungkan untuk negara-negara tetang, sekarang jangankan di perhitungkan kita aja di pandang sebelah mata.
     Semua itu bukan kesalahan para atlet, tapi kesalahan yang dilakukan oleh para pembina atlet terseut, belum lagi konflit internal yang terjadi antar pejabat dalam satu institusi tersebut, sehingga dampak yang kita rasakan pada saat ini pada atlet kita. Secara tidak langsung itu akan menjadi beban psikologis para atelet dan tidak optimal dalam menjalani suatu pertandingan. Semua itu sudah terbukti dari beberapa cabang olaraga yang kita saksikan seperti Olimpiade di Landen, Sepak bola di Malaysia, sementara yang menagangkat penderah merah putih di negara lain adalah olaraga.
     Sangat di sayangkan kalau konflik ini berlangsung efeknya pada generasi muda kita yang sekarang sedang marak-maraknya menggalakkan dunia persepak bola ditanah air. Saya sangat berharap kerendahan hati para pemimpin kita dalam intropeksi diri untuk memperbaiki citra kita di mata dunia, terutama dunia olaraga kita. Tetap semangat generasi muda kalau jadi pemimpin janganlah seperti yang sekarang tapi seperti bapak jokowi yang selalu mengutamakan Rakyat.

Minggu, 09 Desember 2012

Sukses Hak Setiap Orang

      Dalam setiap orang berhak untuk memilih dari setiap apa yang inginkan. Berbagai cara yang dilakukan dalam meraih semua itu, tak jarang orang berlaku curang dalam memperoleh semua itu. Setiap orang yang menjalani pendidikan di jenjang yang lebih tinggi maka, angan-angan yang di miliki selalu tinggi. Tapi banyak juga yang tidak berhasil walau mereka sudah menjalani pendidikan yang tinggi, seperti yang kita lihat, mereka itu banyak yang lulusan sarjana tapi tidak mendapatkan apa yang mereka harapkan.
      Pada akhirnya mereka jadi prustasi, dan mereka lepas kontrol sehingga mereka menjadi orang yang meresahkan warga setempat. Sementara semasa mereka kuliah mereka itu sama dengan kita yang memiliki sejuta cita-cita yang juga mereka dahulu sudah merencanakannya. Itulah nasib yang tidak bisa kita tebak, terkadang kita menemukan semuanya terkadang kita hanya bisa mengikuti tampa tahu dimana batas perjuangan kita.
     Di samping itu perhatian pemerintah yang kurang serius dalam mengatasi yang menimpa generasi muda kita. Ini merupakan PR para pemerintah, yang sampai saat ini belum ada realisasinya...... Kasihan bukan itulah zaman yang kurang perduli dengan apa yang menimpa orang lain.

Jumat, 07 Desember 2012

Kenangan Masa Dahulu

         Waktu terus berlalu, dan berbagai aktivitas yang kita buat. Dan tampa terasa waktu yang kita pakai seakan akan berlalu bila kita tidak dapat memanfaatkannya dengan sunggu-sunggu, kadang dimasa kita muda kita tidak dapat memanfaatkan hal yang paling sekecil menjadi sesuatu yang berharga. Sehingga tidak sedikit generasi muda yang menyesal tentang hal ini, sehingga bila masa tua mereka datang mereka akan berbuat seperti anak ABG.
         Hal ini yang kekwatiran muncul dari beberapa pandangan, sehingga tidak dapat dielakan banyak yang dalam menata keluarganya menjadi berantakan, cerai antar suami dengan istri. Penyebab utama adalah dimasa muda duluh terjadi ketidak puasan dalam menikmatinya, sehingga jiwa penasan tibul dalam dirinya agar mencoba hal itu. Di samping itu peran orang tua terhadap anaknya dalam bergaul yang kurang diperhatikan. Ditambah lagi zaman yang serbah canggi, anak mudah sekarang dapat berkomunikasi lelalui internet, dan mereka yang tidak menikmati waktu zaman muda mereka ikut dalam mengambil bagian, sehingga menjadi konflik dalam rumah tangga mereka.
     Berdasarkan pengalaman yang saya lihat dilingkuangan tempat saya bernaung, konflik yang timbul dalam satu rumah tangga kebanyakan akibat dari penyalagunaan internet sehingga timbul rasa cemburu dari pihak yang merasa dirugikan, sehingga konflik muncul karena hal yang sepeleh saja. Saya kwatir untuk 10 tahun yang akan datang, zaman yang sekarang ini, generasi yang sudah dibekali oleh budaya, agama serta peran orang tua, bagaimana kalau semua itu tidak ada, apakah mereka sanggup melalui semua itu.

Selasa, 27 November 2012

Derita Anak Negeri

      Wajah periang ini tak sedikit terpancar perasaan sedih dalam dirinya, bagi dia hidup hanyalah sebatas permainan dan hanya bisa dijalani saja, tapi kalau kita tahu apa yang sebenarnya yang terjadi dalam kehidupannya sangat sedih rasanya. Ayahnya sudah lama meninggalkan dunia ini, sudah di panggil oleh yang Maha Kuasa, tapi beliau meninggalkan anak-anaknya. Duluh setelah kepergian ayah mereka, mereka tinggal dengan seorang gadis janda yang tak lain nenek mereka, dengan penuh kasih sayang sang nenek memberikan yang terbaik untuk cucunya, tapi sayang sekarang sang nenek di panggil oeh Sang Ilahi.
     Belum lagi sikap ibunya yang sekarang sudah menikah lagi, dan ibunya hanya pergi dengan suaminya yang baru tampa mengiraukan anak-anaknya. Sunggu kasian anak ini dan sekarng dia berjuang agar tetap bertahan hidup. Belum lagi sikap para saudara dari ayahnya yang acuh tak acuh saja, mereka itu seakan tidak perduli dengan keadaan  yang dirasakan oleh anak ini. Belum lagi kebutuhan pendidikan yang saat ini di tuntut bagi setiap anak, semua itu hanya tinggal angan-angan bagi bocah kecil ini, bocah ini sempat sekolah di kampungnya yang anehnya pihak sekolah tidak menganggap bocah ini murid dari sekolah tersebut alasannya karena tidak terdaftar.

Selasa, 20 November 2012

Tercinta

   Cinta itu buta, tidak mengenal perbedaan walau membuat sebagian pihak merasa nyiris tapi dengan kekuatan cinta semuanya dapat di atasi. Memang kalau sekilas kita lihat tidak aneh tapi kalau di pandang-pandang luar biasa cantik yang dipancarkan dalam setiap tatapnya dapat mengalihkan duniaku. Sosok yang seperti ini sudah lama saya menjalin cinta dengan dirinya, lebih kurang dua tahun kami pacaran, baru kali ini saya mengerti apa itu cinta dan bagaimana kita mengaplikasikannya pada orang yang kita sayang.
     Jujur saya sangat sayang padanya, sehingga saya itu sulit untuk melupakannya, biar waktu yang menjawab dari berbagai perbedaan yang kami miliki tapi kami tetap memperjuangkan cinta kami, apun itu saya sangat menyanginya seperti bulan dan bintang yang senanti asa memancarkan sinar jika malam sudah tiba. cantik bukan? itulah orang pasaman yang selalu mengisi hari-hari ku disaat senang kami nikmati berdua, di saat sulit kami hanya dapat tertawa merenungi hidup dan santai. Kami dalam pacaran aneh, biasanya kalau orang pacaran hanya membicarakan tentang cinta, tapi kalau kami berdua, bagaimana kami bisa meraih sebuah cita-cita dan bagaimana membahagiakan orang tua dan sanak saudara kami.  Saya berharap kami itu selalu abadi walau mungkin kami berpisah tapi cinta kami selalu hidup dalam diri masing-masing. amin

Senin, 19 November 2012

Cinta Itu belum tentu abadi

         Mungkin bila kita bertanya pada setiap anak muda zaman sekarang ini, tentang cinta mungkin mereka itu banyak mengeluarkan argumen mereka, karena bagi mereka cinta itu indah. Tapi jangan salah sobat bahwa bukan cinta segalanya dalam hidup ini, kalau saja ada orang yang menyuruh saya untuk memilih antara cinta dan setia pasti saya akan memilih setia. Mengapa saya kurang percaya dengan cinta karena cinta itu bisa tumbuh kapan saya, dan bisa kita buat-buat demi mendapat sesuatu, tapi setia tidak, dia tumbuh berdasarkan apa yang kita rasakan pada saat itu, serta akan mengalir dengan sendirinya, kalaupun seorang yang kita sayang jauh tapi karena kita selalu setia dalam menunggu pasti semuanya akan teratasi.
          Cinta juga banyak membawa bencana bagi setiap orang karena mereka tidak tahu harus bagaimana dalam mengendalikan cinta mereka. Itulah yang dihadapi oleh generasi muda saat ini, tidak sedikit dari mereka yang sudah menjadi korban akibat dari cinta yang tidak tahu dimana ujung cerita cintanya. Kalau kita melihat kisah itu sepeleh saja, tapi pada prakteknya tidak sedikit orang yang sudah menjadi korban dari semua itu, terutama para generasi muda saat ini. Berbagai media sudah memuat tentang tingkah laku generasi muda yang diakibatkan tentang cinta yang membuat mereka itu nekad dalam berbuat.